Waktu terasa semakin berlalu

Tinggalkan cerita tentang kita

Akan ada tiada lagi kini tawamu

Tuk hapuskan semua sepi di hati


Lagu ini adalah salah satu lagu yang terus-menerus diputar saat perpisahan di asrama. Saya tidak ingat dengan pasti tahun berapa.

Yang pasti, itu adalah salah satu perpisahan paling emosional karena saya akan kehilangan teman-teman terbaik saya. Saat itu, saya berjanji tidak akan melupakan mereka. Saya berjanji akan terus menjaga hubungan baik dengan mereka.

Karena saya sangat sayang pada mereka.

Pada kenyataannya, belum tiga tahun terpisah saja, saya sudah kehilangan kontak dengan mereka.

Apakah itu berarti saya tidak menyayangi mereka? Tentu tidak.

Saya terus mengingat betapa saya pernah berbahagia bersama dengan setiap orang yang saya sayang. Meski pada akhirnya, semua hanya bisa dinikmati sebagai kenangan.

Saya sering mempertanyakan, "Mengapa banyak hal harus ditinggalkan di masa lalu? Kenapa kita tidak bisa membawanya terus bersama kita?"

Dan dalam keputusasaan saya karena tidak mendapatkan jawaban, saya mencoba menerima bahwa tidak semua hal membutuhkan penjelasan. Terkadang yang bisa kita lakukan adalah menerima semua seperti apa adanya.

Kau memintaku berpikir ulang. Agar tak menerima segala sesuatu seperti apa adanya. Karena setiap hal memiliki alasan. Karena setiap orang berhak mendapat penjelasan.

Lucu. Kau tak memberikan penjelasan saat kau ikut menjadi bagian dari masa lalu.

Meski demikian, sama seperti saya tetap menyayangi setiap teman lama saya, saya juga terus menyayangimu dengan sepenuh hati saya.

Cerita ini akan selalu abadi, walau kebersamaan kita telah berakhir.

Teringat di saat kita tertawa bersama

Ceritakan semua tentang kita


Mungkin saya akan terbiasa tanpamu sama seperti akhirnya saya terbiasa tanpa teman terdekat saya.

Yang pasti, saat ini saya merindukan kebersamaan kita.