[caption id="" align="aligncenter" width="191"] Crush - cr: Goodreads[/caption]

Judul: Crush - Cinta Penuh Kejutan


Penulis: Veronica Latifiane


Penyunting: Donna Widjajanto, Mudin Em


Perancang sampul: Teguh Pandirian


Pemeriksa aksara: Syarifah Maulidina


Penata aksara: Teguh Pandirian, Kuswanto


Ilustrasi: Diani Apsari


Penerbit: PlotPoint Publishing


Tebal: 329 halaman


Cetakan kedua, April 2013


ISBN: 978-6029-48-12-11


Bercerita tentang Kezya, sang langganan juara kelas yang tempramental,keras kepala dan jutek. Saat ujian sekolah, Kezya terpaksa duduk bersama Jovan, adik kelasnya yang kebetulan terkenal sebagai bintang FTV.

Kalau Farah, sahabat Kezya, menganggap duduk bersama Jovan adalah berkah, tidak demikian dengan Kezya. Bayangkan, hari pertama saja dia harus tabah terkena muntahan si artis kagetan itu.

Farah sih mungkin ikhlas aja kalau dimuntahin Jovan, tapi Kezya enggak! Kezya heran, kenapa Farah bisa kesengsem sama Jovan. Jelas-jelas lebih keren Raihan, kakak kelas yang sudah jadi incaran Kezya sejak lama dan jadi obyek lukisannya.

Udah gitu, Jovan punya kelakuan menjengkelkan pula! Masa dia bisa-bisanya bikin Kezya dikeluarkan dari ujian!

Saat Kezya sedang sebel-sebelnya sama Jovan, masalah muncul. Ternyata Papa Kezya sudah berhutang dan menyebabkan rumah mereka terpaksa dijual untuk membayar hutang. Sudah ada yang membayar DP!

Kezya tegas menolak rencana tersebut karena dia sangat sayang pada rumahnya. Akhirnya, tidak ada pilihan lain. Dia terpaksa minta bantuan Jovan, cowok nyebelin itu. Jovan bersedia membantu, dengan syarat: jadi asisten pribadi Jovan dan kerja part-time di resto punya Olin, kakak Jovan.

Duh! Demi rumah tercinta, Kezya menurut. Sayangnya, tidak semua mendukung keputusan Kezya. Termasuk Mama, Aga -kakaknya, bahkan Papa yang akhirnya mengusir Kezya.

Kezya merasa sendiri. Bahkan Farah, sahabatnya, tidak bisa dihubungi saat dia kalut. Terpaksa, Kezya kembali meminta bantuan Jovan, sambil berharap masalahnya bisa diselesaikan secepatnya. Yang ternyata, malah menambah masalah lain sehingga Kezya kecewa, semakin kecewa lagi karena merasa tidak bisa percaya pada siapapun. Lebih lengkap, baca sendiri ya :)



Komentar pertama saya adalah saya kesel karena Jovan adalah orang Jerman. Dia beberapa kali mengucapkan kata dalam bahasa Jerman tanpa berniat memberitahu saya apa artinya.

Kedua, saya sebel sama sifat Kezya yang enggak ketebak. Jutek tapi kok bisa sih fan-girling sama Reihan? Terus giliran sama Olin aja sopan, mentang-mentang dikasih duit. Giliran sama satpam galak, ckck.. Kayaknya Olin tertipu sama kesopananmu yang membuat dia simpatik, Kezya.

Terus Aga, Reihan, Farah.. kenapa kalian super ababil?
Aga, kamu ngikutin adik kamu karena khawatir tapi akhirnya nurut aja pas disuruh pulang? Err..
Reihan, jadi PHP atas nama sayang? Oh well..
Farah, gimana caranya bedain perasaan kamu yang dulu dan sekarang? Terus, kalau emang ikhlas, ya dari awal aja ikhlas, jangan bikin orang kesel duluan.

Pertama kalinya baca novel tapi saya bingung mau pilih tokoh favorit karena ada aja yang salah dari mereka. Bahkan Pak Noto saya sebel karena mengijinkan anak 1 SMA bawa mobil.

Yap, untuk komentar tentang karakter, lebih ke personal opinion.

Selanjutnya tentang gaya bercerita penulis. Saya merasa penulis masih kurang konsisten. Masih terlalu sayang sama karakter dan adegan yang ditulis.

Ada adegan yang disingkatkan saja oleh penulis seperti adegan percakapan yang "tentu saja" hangat saat pemberian uang dari Olin ke Kezya. Enggak dijabarkan kenapa Olin percaya sama Kezya. Sopan? Segimana sopannya sampai dia santai aja kasih 30 Juta ke orang yang dia baru kenal?

Iya, duitnya Jovan, tapi kan dia pebisnis, masa gak ada itungan apa kek gitu?

Penulis terkesan buru-buru jadinya. Tapi ada juga adegan yang terlalu banyak penjelasan, seperti soal ujian bahasa Jerman, atau saat Aga mau menenangkan Kezya.

Saya sebagai pembaca berasa didikte buat ngerti, bukannya menjadi bagian dari cerita. Biarkan pembaca ngerti, bukannya dicekokin.

Sekali lagi, saya jadi korban cover unyu. Saya kesengsem pengen baca buku ini karena cover menggemaskan dan unik. Jangan ditiru ya teman-teman sekalian, kan don't judge a book by it's cover xD

Nah, cover unyu ini menjadi poin lebih sekaligus kelemahan buku ini. Jadi rada ribet bacanya menurut saya, apalagi karena saya jadi agak tidak tega untuk melipatnya.

Makanya, saya sedikit bernapas lega saat selesai membaca buku ini. Bisa langsung saya tutup dan jadikan pajangan. Tidak untuk dibaca ulang :)

Oh ya, abis komentar panjang lebar gitu, saya tetep merasa buku ini enak dibaca kok. Saya tidak tertatih-tatih membacanya, walau selesai dalam waktu 2 hari karena tebal (dipotong jam kerja dan istirahat juga sih..)

Kalau masih remaja, saya yakin akan menikmati cerita cinta menye-menye begini. Dijadikan FTV pun sepertinya menarik. Buku ini sepertinya laris juga kok, buktinya..cetakan pertama Maret 2013, yang saya punya ini cetakan kedua, April 2013.

Jadi, kita tunggu saja ya, kapan nongol di FTV :P

Lots of Love, ♥ ZP ♥

Rate: ♥ ♥ ♥